CITA-CITA

 Kayaknya ngga punya

dan sukanya berubah-ubah

hari ini S2 besok nikah aja

calonnya ngga tau siapa, dimana

yaudah S2

di Luar Negeri ya, Jerman ya Allah aamiin

misal ketemu jodoh dulu juga ngga papa banget juga


Dia menatap langit di kota yang begitu sibuk menurutnya, atau kalau memang tinggal di area kampus mungkin tidak ada yang namanya slow-living, semua begitu cepat, semacam kamu bangun tiba-tiba sudah waktunya tidur lagi, perempuan itu menghela nafas sebelum menyebrang jalan, sedikit bingung banyak pertimbangannya, ia lebih menyukai hidup yang lambat, atau sesungguhnya dia menyukai aktivitasnya saat ini dan aktivitas orang-orang di sekelilingnya, sejujurnya tetap ada keinginan hidup hanya untuk membaca buku, menanam tanaman, membuat roti, duduk di bawah pohon rindang, lalu tidur, besok seperti itu lagi. atau dia juga menyukai kehidupan bangun pagi, naik angkutan umum, berlari menuju kelas atau kantor, bekerja, telepon berdering, menjawab telepon sudah berbunyi lagi setelah barusan ditutup, menghadap klien lalu bos, meminta tanda tangan, berlari pulang, mandi, lalu tidur lagi. oh dia menyukai keduanya dan sebenarnya dia bisa melakukan keduanya kalau tidak kebanyakan prokrastinasi tidak jelas, waktu untuk produktif ia lakukan bermalas-malasan, waktu untuk malas-malasan dilakukan untuk malas-malasan lagi, yang dilakukan hanya malas-malasan, lalu menangis sendiri galau, padahal salahnya sendiri dia jadi begitu, saat produktif ia bahagia, saat menjalani slow living di akhir pekan dia juga bahagia, kalau melakukan hal yang pada waktu dan tempatnya sesungguhnya ia bahagia-bahagia saja, namun yang dia lakukan ya itu, skrolling tidak jelas akhirnya sedih menangis tiap malam, ia tenggelam dalam pikiran seperti itu setiap hari, lalu ia sudah sampai kantor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I want to love, that remind me to smile gracefully and easy

maɪ lʌv

begini