Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

maɲetik

We're not two magnets, A mystic force aku selalu merasa di beberapa hal kita begitu seperti bayangan satu sama lainnya,  hobi yang sama,  tertarik pada hal yang sama, tertawa pada hal yang sama, dengan pertanyaan oleh beberapa orang, "Kenapa? Apanya yang lucu?' Oh you have no idea Karena saat kita menjelaskannya, itu tidak akan lucu lagi. dikenang lagi, sepertinya itu hanya di kepalaku ya? oh, kamu tidak tahu betapa aku merasa kamu terasa begitu akrab You're so familiar Kamu tentu tau ada dua kutub pada magnet, I always hope that we're the opposite pole  we'll attract each other tapi tentu saja kita begitu 'sama' kita tidak saling tarik-menarik, saat salah satu diantara kita saling mendekat, maka salah satu diantara kita juga akan menjauh. The air buzzes whenever you're near Are you the one, or are you just a mirror? Either way, you have me at my wit's end aku tidak tahu, konsep ini bagaimana saat menemukan yang sama ternyata kita tidak dapat be...

Familiar

You're love feels so familiar Aku kehilangan hitungan berapa kali mungkin seharusnya kita bertemu dari sekedar harapanku, "semoga aku bertemu jodohku hari ini" terakhir sudah berada di 2 digit angka, lalu banyak sekali harapan serupa aku kehilangan hitungan seseorang mengatakan kau akan merasakan kalau itu orangnya dan aku belum pernah merasakan itu kepada siapapun jadi yang kulakukan selalu berdoa, kita bertemu hari ini, bagaimana? Kamu siapa ya?

maɪ lʌv

Lucu sekali, cintaku tidak diawali dengan sapaan selamat pagi atau pertanyaan "Kegiatan apa yang akan kau lakukan hari ini?" tidak seperti yang lain. Tidak juga dengan, bergandengan tangan dan berjalan bersama lalu mendekatkan jarak ketika jalan hanya muat untuk 2 orang berjalan bersisian, atau kau akan melambat dengan tetap menggenggam tanganku membiarkanku berjalan, lalu menyusulku kemudian. Tidak juga dengan menawarkan jaket tebal untuk kupakai saat kedinginan. Tidak dengan menjemputkku pulang kerja, menunggu di pintu keluar lalu berpelukkan Tidak pula dengan memesan eskrim dengan rasa berbeda dengan hari lusa karena kamu tau aku terobsesi dengan mencoba semua rasa, walau saat hari ini rasanya tidak seenak yang kau pesan, kau akan memakannya dan membiarkanku menghabiskan eskrim rasa yang kau beli.  Cintaku, tidak dengan selalu menyempatkan bertemu di tempat yang kita reservasi seminggu sebelumnya Tidak dengan menandai kalimat di buku yang menurutku kau akan menyetujuinya, ...

tidak mutual

 Aku ingin cinta dimana aku mencintai dan seseorang membalasnya, aku ingin cinta yang kata orang sederhana itu, tapi yang bahkan sederhana itu aku tak punya. Aku hanya ingin seseorang tersenyum saat aku hadir dalam hidupnya dan aku melakukan hal yang sama, Aku ingin merindukan seseorang, lama sekali aku tidak merindukan seseorang yang bukan keluarga. Aku ingin seseorang rindu kehadiranku juga. Aku ingin memakan roti lalu mengingat waktu membelinya bersama dengan seseorang. Aku ingin seseorang, yang seseorang itu juga menginginkan. Sepi sekali, aku selalu sendiri. Perasaanku selalu sendiri, tidak pernah ada yang membalas ini. I miss you on the train and I miss you in the morning like... I think about you...

I Made this Story and it's All About You

"Do you think I have forgotten, about you?" Kalau benar saja anonim itu kamu yang mengirimkannya, harusnya kamu mengetahui kalau aku menulis semua yang ada dalam blog ini, adalah tentang aku yang berusaha melupakan dirimu tapi sekali lagi aku akan kembali meyakinkan diriku inilah hidup yang fana itu, tidak perlu disesali karena ini juga bukan hal baik yang akan menyelamatkan aku nanti di tempat yang abadi aku bahkan takut sekali hal ini justru memberatkan aku, bahakan dirimu jadi yang aku lakukan adalah bertaubat dari hal yang sama. Iya kan? kalau menurut standar orang, kita ini bahkan juga bukan apa-apa tapi aku takut sekali berdosa ini, aku memaafkanmu, karena kuyakin juga, kamu melakukan hal yang sama Aku sampai sekarang belum menemukannya orang yang aku sukai seperti aku dahulu menyukaimu tapi yang benar begitu kan ya? cinta sebelum menikah mana disebut hal yang benar, itukan hal yang salah ya? maksudnya hal-hal mengiringinya yang menjadikannya salah, seperti menangis gal...

anything

 wow, I did'nt write everything til the end of the September? wake me up when September end I guess Bagaimana ya seharusnya aku bersikap? Bagaimana ya seharusnya aku melangkah? Bagaimana ya seharusnya aku melakukan hal yang benar? aku siap belum sih ya? Kalau ada yang mengatakan usia saat ini melelahkan betul juga, aku bingung sekali, apa yang harus dilakukan bahkan tidak tau, setiap hari hanya menjalani hidup. Lalu sesekalui berpikir aku sudah betul belum ya dalam menjalani hidup ini? Ya Allah Ya Allah Ya Allah

To You

Ya kalau terjadi bencana itu, yang kuharapkan kita sedang bersama dan seperti diriku, aku ingin kau juga ingin melalui ujian ini kembali bersama. ada banyak hal terjadi di dunia ini, ujian dan tidaknya yang dihadapi seringkali kita anggap sebagai sesuatu yang mungkin dapat kita lalui bersama. Betapapun beratnya aku tak mengapa asal kita melaluinya bersama. Aku selalu mengusahakannya, agar hal-hal buruk itu tak terjadi pada kita. Tapi kau tentu tau sekali bahwa kita hanya mahluk yang fana. Lemah, dan seringkali tanpa asa. Asa itu aku kadang mendapatkannya ketika keberadaanmu dapat kulihat. Saat kau tersenyum, ah disitu aku tau sekali dimana dan bagaimana akan kuhabiskan waktu-waktu yang tersisa. Aku berterima kasih sekali, kau ada disini dan mau bersama. Disisa waktu kita yang sama-sama kita tak ketahui, dan ujian yang kita tidak ketahui bagaimana. Kalau diberikan kesempatan lagi untuk melaluinya, dan bersama dengan seseorang untuk menjalaninya. Untukku kamulah orangnya.

SUDAH 3 BULAN DI TAHUN 2024

  Dulu saat semuanya serba tidak ada, banyak sekali ide yang muncul untuk menulis. Bahkan tulisan sederhana yang sekarang kalau dibaca buatku berpikir berusaha sekali ya aku dulu, aku merindukan sekali diriku yang berusaha dan termotivasi sebaik itu, karena sekarang yang terjadi adalah aku dan tanpa keinginan, hidup yang hanya untuk bertahan hidup. Padahal dulu mimpiku besar sekali, sekarang seperti tak habis bersisa, yang ada hanya perasaan “hari ini aku masih hidup, mari bertahan”. Dahulu dengan keterbatasan yang ada bahkan, aku mau menulis menggunakan tangan, dan kertas bekas. Hanya bermodalkan itu aku seperti menjelajahi berbagai tempat yang selama ini hanya ada dalam angan-angan, aku memang belum pernah ke berbagai tempat itu bahkan sampai sekarang. Tapi, bahagia sekali ketika kamu hidup penuh dengan semangat juga mimpi, yakin bahwa suatu hari esok itu akan datang, mimpi itu akan jadi kenyataan. Entah apa yang terjadi tapi mulai dari suatu hari, hidup hanyalah bangun tidur...